Bagaimana Cara Pembuatan Kartu Pas Bandara Di Indonesia

Bagaimana Cara Pembuatan Kartu Pas Bandara

Bagaimana Cara Pembuatan Kartu Pas Bandara

BAGAIMANA CARA PEMBUATAN KARTU PAS BANDARA

Bagaimana Cara Pembuatan Kartu Pas Bandara? berlakuknya ID Pass Are atau kartu Pas Bandara di terminal hanya di khususkan bagi mereka yang setiap harinya bekerja di area bandara. Baik untuk instansi pemerintah atau pun juga perusahaan penerbangan yang ada di kawasan bandara atau daerah terbatas.

Daerah Terbatas adalah bagian dari area bandar udara yang ditetapkan bukan sebagai daerah umum (NPA / Non Public Area) dan area bandar udara yang ditetapkan sebagai daerah umum terbatas (RPA / Restricted Public Area). Untuk membuat kartu pas bandara harus menjalani serangkaian syarat yang sudah di tentukan.

Salah satunya dengan melampirkan kontrak kerja dengan PT Angkasa Pura II. Hal ini diperuntukan untuk menjamin bahwa sang pemohon memang bekerja di lingkungan bandara dan sudah di ketahui oleh pihak Angkasa Pura.

Adapun Lingkungan Daerah Terbatas Antara Lain:

1. NPA atau Non Public Area

Dimana lingkungan yang berfungsi untuk menempatkan pesawat, menurunkan dan menaikkan penumpang, kargo, pos, pengisian bahan bakar dan tempat parker. Kemudian juga ada lingkungan gedung tower, gedung operasi lalu lintas penerbangan, gedung radar, gedung listrik, gedung pemancar dan penerima, gedung PKP-PK, gedung meteorology, tempat landasan,taxi way, dan peralatan penunjang navigasi penerbangan.

Juga terdapat Gudang Kargo yaitu Gudang Kargo Domestik dan Internasional. Ruang tunggu keberangkatan, daerah imigrasi, daerah pabean, daerah karantina. Daerah kedatangan penerbangan internasional.

2. RPA atau Restrected Public Area

Lingkungan daerah Check In. Pelataran parkir Gudang Kargo Domestik dan Internasional. Gedung Catering dan DPPU Pertamina

Kartu pass bandara yang di terbitkan memiliki kode. Kode tersebut berfungsi untuk area kerja dan masa berlaku kartu pas tersebut. Masa berlaku kartu PAS adalah mingguan,bulanan, 3 bulanan dan tahunan. Jika kartu pass bandara sudah habis masa aktifnya, maka dapat diperpanjang lagi.

Pemohon kartu pas pemula biasanya hanya diterbitkan kartu pas dengan masa berlaku yang pendek. Jika masa kartu pas sudah berakhir, maka bisa diperbolehkan mengajukan permohonan kartu pas dengan masa berlaku yang lebih panjang. Masing-masing area yang di perbolehkan memiliki kartu pas bandara di rumuskan dengan menggunakan kode-kode.

Kode area kartu pas bandara menunjukkan dimana pemilik kartu boleh masuk pada are tertentu di daerah penerbangan. Ada pun kode area yang tertera dalam kartu pas adalah:

X: Semua daerah dan Proyek Vital ( Tower, MPS,Radar,Meteorologi )

Y: Semua daerah tanpa Proyek Vital.

Z: Semua daerah tanpa Proyek Vital dan Platform.

P: Platform.

V: Proyek Vital.

A: Arrival Hall.

B: Boarding Lounge.

C: Chek In Counter.

S: Shopping Arcade.

T:Tower.

G: Gudang (bagian dalam).

M: Meteorologi

Q: Gudang ( bagian luar / halaman gudang )

R: Air Side.

Cara Pembuatan Kartu Pas Bandara

Lalu, bagaimana cara pembuatan kartu pas bandara tersebut? Sebelum membahas bagaimana cara pembuatan kartu bandara, berikut ini ada beberapa persyaratan yang perlu anda penuhi antara lain:

  1. Kontrak Kerja dengan PT Angkasa Pura
  2. Surat Permohonan dari atasan perusahaan
  3. Pas foto 3×4 sebanyak 3 buah
  4. SKCK
  5. Surat Perjanjian Kerja Waktu tertentu ( PKWT ) bagi karyawan kontrak,surat penetapan karyawan bagi karyawan tetap.
  6. Daftar Riwayat Hidup
  7. Surat pernyataan
  8. ID Card atau Surat Pengganti ID Card
  9. Foto coppy KTP
  10. Formulir pengajuan kartu Pas bandara

jika semua persyaratan sudah lengkap, maka tinggal mengajukan permohonan pada pihat otoritas bandara dan akan di adakan proses screening.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *