Tugas AVSEC (Aviation Security) Bandara di Indonesia

Tugas AVSEC (Aviation Security) Bandara di Indonesia

Tugas AVSEC (Aviation Security) Bandara di Indonesia

TUGAS AVSEC BANDARA

KAMPUS PSPP PENERBANGAN

Tugas AVSEC (Aviation Security) Bandara di Indonesia : Sesuai Dengan Judul Pada Halaman Ini Admin Akan Berbagi Informasi Seputar Pengertian & Tugas Aviation Security.

Sebelum Kita Membahas Tentang Tugas Aviaation Security Mari Kita Cari Tahu Terlebih Dahulu Apa Itu Aviation Security & Apakah Sama Dengan Personil Keamanan Yang Sering Kita Lihat di Mall Ataupun di Bank.

Pengertian AVSEC Bandara

Istilah AVSEC Adalah Singkatan Dari Dua Kata Yaitu Aviation Security Yang Dalam Bahasa Indonesia Memiliki Arti Keamanan Penerbangan (Kampen).

Banyak Yang Berfikir Kalau Petugas Keamanan Penerbangan (Aviation Security) Itu Sama Saja Seperti Petugas Keamanan Seperti di Mall Ataupun di Bank. Padahal AVSEC Berbeda Dengan Petugas Keamanan Yang Lain.


Perbedaan AVSEC Dengan Petugas Keamanan Yang Lain

Karena Petugas Keamanan Penerbangan Harus (Wajib) Memiliki Lisensi Atau Surat Tanda Kecapakan Petugas (STKP) Yang Diberikan Tugas Serta Tanggung Jawab di Bidang Keamanan Penerbanga. Hal Ini Sudah Diatur Dalam Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara No.SKEP/2765/XII/2010 Bab I butir 9.

Dalam Melaksanakan Tugasnya Seorang AVSEC Bandara Memiliki Lisensi Dan Dalam Lisensi Tersebut Dijelaskan Kewenangan Petugas Keamanan Penerbangan. Jika Sudah Memiliki Lisensi Maka Sudah Dinyatakan Memiliki Kompetensi Untuk Melaksanakan Tugas Pengamanan Penerbangna Oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Republik Indonesia.


Cara Mendapatkan Lisensi AVSEC Bandara

Untuk Mendapatkan Lisensi Seorang AVSEC Harus Mengikuti Pendidikan Serta Pelatihan Khusus AVSEC (Aviation Security). Serta Yang Menyelenggarakan Pelatihan Tersebut Harus Mendapatkan Persetujuan Dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Yaitu Seperti Kampus PSPP Penerbangan.

Jenis Diklat AVSEC (Aviation Security) Tersebut Ada 2 Yaitu :

  1. Pendidikan & Pelatihan Dasar Bagi Personil Keamanan Penerbangan Meliputi
    • Basic Aviation Security
    • Junior Aviation Security
    • Senior Aviation Security
  2. Pendidikan & Pelatihan Lanjutan Bagi Personil Keamanan Penerbangan Antara Lain
    • AVSEC Management
    • Crisis Management
    • Quality Control
    • Instruktor
    • Risk Management
    • Inspector / Auditor
    • Negotiation
    • Human Factor
    • Investigator
    • Profilling

 Tugas AVSEC Bandara

Dalam Menjalankan Tugasnya AVSEC (Aviation Security) Juga Memiliki Pedoman Yang Terdapat Pada Regulasi Penerbangan Baik Nasional Maupun International.

ICAO (International Civil Aviation Organitation) Merupakan Sebuah Organisasi Penerbangan Sipil Internasional Dibawah Badan PBB (Perserikan Bangsa-Bangsa).

ICAO Mempunyai Aturan-Aturan Penerbangan Yang Disebut Annex. Aturan Keamanan Penerbangan Terdapat Di Annex 17 Security–Safeguarding International Civil Aviation Against Acts Of Unlawful Interference. Jadi Setiap Negara Yang Menjadi Anggota ICAO Harus Mematuhi Aturan Yang Dibuat Oleh ICAO Tersebut. Kalau Aturan Nasional Mulai Dari Undang-Undang Sampai Peraturan Dirjen Perhubungan Udara.

Selain Hal-Hal Tersebut Diatas, Petugas AVSEC Bandara Juga Membutuhkan Peralatan Dalam Melaksanakan Tugasnya. Fasilitas Keamanan Penerbangan Tersebut Terdiri Dari :

  1. Peralatan Pendeteksi Bahan Peledak
  2. Peralatan Pendeteksi Bahan Organik Dan Non-Organik
  3. Peralatan Pendeteksi Metal
  4. Peralatan Pendeteksi Bahan Nuklir, Biologi, Kimia, Dan Radioaktif
  5. Peralatan Pemantau Lalu Lintas Orang, Kargo, Pos, Kendaraan, Dan Pesawat Udara Di Bandara
  6. Peralatan Pusat Penanggulangan Keadaan Darurat (Emergency Operation Centre)
  7. Kendaraan Patroli Keamanan Penerbangan
  8. Peralatan Pengendalian Jalan Masuk (Acces Control)
  9. Peralatan Pendeteksi Penyusup Pagar Perimeter (Perimeter Instruction Detection System);
  10. Peralatan Komunikasi Personel Keamanan.

Tapi Tidak Semua Bandara Memiliki Semua Peralatan-Peralatan Di Atas. Jumlah Serta Jenis Peralatan Security Yang Digunakan Di Setiap Bandara, Disesuaikan Dengan Kondisi Dan Kebutuhan Bandara Itu Sendiri.

Paling Sedikit Di Setiap Tempat Pemeriksaan Keamanan Pada Suatu Bandara Harus Memilki Mesin X-Ray, Gawang Detector Logam(Walk Through Metal Detector/WTMD) Dan Detector Logam Genggam (Hand Held Metal Detector/HHMD)

Jadi Peralatan Keamanan Di Bandara Soekarno-Hatta, Jumlah Dan Jenisnya Tidak Sama Dengan Di Bandara Fatmawati Soekarno.

Bedanya Kategori Atau Kelas Dari Tiap-Tiap Bandara. Hal-Hal Lain Yang Juga Berpengaruh, Seperti Jumlah Pergerakan Pergerakan Pesawat Perhari, Jumlah Penumpang Perhari, Dll.

Kesimpulannya AVSEC (Aviation Security) Itu Harus Memiliki Kompetensi (Skill, Attitude Dan Knowledge), Guna Melaksanakan Tanggung Jawab Pengamanan Untuk Mewujudkan Keamanan Dan Keselamatan Penerbangan.


Informasi Pendaftaran Sekolah Penerbangan Indonesia

Hingga Saat ini Sekolah Penerbangan PSPP Penerbangan Masih Membuka Pendaftaran Calon Siswa-Siswi Baru.. Segera Daftarkan Diri Anda Sekarang Juga.. Karena Kouta Kampus Terbatas.!!

Untuk Informasi Pendaftaran Hubungi Kak Deni WA/Telp. 0812 7435 1949 / BBM: D3231CDC

Itulah Informasi Tentang Tugas AVSEC (Aviation Security) Bandara di Indonesia.. Semoga Bermanfaat & Terimakasih…

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *